Dunia percetakan tak bisa lepas dari peran vital kertas. Pemilihan jenis kertas yang tepat akan sangat memengaruhi hasil akhir sebuah cetakan.
Setiap kertas memiliki karakteristik, ketebalan, dan tekstur yang unik, yang membuatnya cocok untuk berbagai kebutuhan spesifik.
Mari kita selami lebih dalam dunia kertas dan temukan jenis yang paling sesuai untuk proyek Anda.
Daftar Isi
- 1 Jenis-Jenis Kertas dan Penggunaannya
- 1.1 1. Kertas HVS (Houtvrij Schrijfpapier)
- 1.2 2. Art Paper
- 1.3 3. Art Carton
- 1.4 4. Kertas Ivory
- 1.5 5. Duplex (Coated)
- 1.6 6. Kertas NCR (Non-Carbon Required)
- 1.7 7. Kertas BW (Blues White) Carton
- 1.8 8. Kertas Concorde
- 1.9 9. Kertas Linen Jepang
- 1.10 10. Kertas Jasmine
- 1.11 11. Kertas Samson Kraft
- 1.12 12. Kertas Bookpaper
- 1.13 13. Kertas Matte/Doff Paper
- 1.14 14. Fancy Paper
- 1.15 15. Kertas Corrugated (Kardus Gelombang)
- 1.16 16. Kertas Stiker (Chromo & Vinyl)
- 1.17 17. Kertas BC (Brief Card) / Manila
- 1.18 18. Kertas Buffalo
- 1.19 19. Yellow Board (YB)
- 1.20 20. Kertas Glossy Photo Paper
- 2 Kesimpulan
Jenis-Jenis Kertas dan Penggunaannya
Berikut adalah 20 jenis kertas yang paling sering ditemui dan digunakan dalam industri percetakan, beserta penjelasan dan kegunaannya masing-masing.
1. Kertas HVS (Houtvrij Schrijfpapier)
Kertas HVS adalah jenis kertas yang paling populer dan mudah dijumpai. Terbuat dari pulp kayu tanpa lignin, kertas ini tidak mudah menguning. Permukaannya cenderung kasar dan memiliki daya serap tinta yang tinggi, menjadikannya pilihan utama untuk berbagai keperluan tulis-menulis dan cetak dokumen. Gramatur yang umum tersedia mulai dari 60 gsm hingga 100 gsm.
Penggunaan HVS sangat luas, mulai dari dokumen kantor, fotokopi, hingga isi buku. Untuk cetak buku, biasanya digunakan HVS dengan gramatur 70 gsm. Selain itu, HVS juga bisa digunakan untuk mencetak nota atau kwitansi sederhana, terutama untuk kebutuhan internal yang tidak memerlukan salinan karbon.
2. Art Paper
Art Paper memiliki permukaan yang halus, licin, dan mengkilap (glossy) di kedua sisinya. Kertas ini dirancang khusus untuk menghasilkan cetakan dengan detail gambar yang tajam dan warna yang cerah. Karena permukaannya yang licin, tinta membutuhkan waktu lebih lama untuk kering dan tidak cocok untuk ditulis dengan pulpen biasa. Gramatur yang tersedia berkisar antara 85 gsm hingga 150 gsm.
Kertas ini adalah primadona untuk media promosi. Sangat ideal untuk mencetak brosur, flyer, dan isi majalah yang penuh dengan gambar berwarna. Selain itu, art paper juga sering digunakan untuk katalog produk, poster, dan materi promosi lainnya yang mengutamakan kualitas visual yang tinggi.
3. Art Carton
Serupa dengan Art Paper, Art Carton juga memiliki permukaan yang licin dan mengkilap, namun jauh lebih tebal dan kaku. Ketebalan atau gramatur Art Carton berkisar antara 190 gsm hingga 400 gsm, memberikan kesan yang lebih kokoh dan premium. Karakteristik ini membuatnya tidak mudah sobek dan lebih awet.
Kegunaan utama Art Carton adalah untuk cover buku yang memerlukan sampul tebal dan menarik. Selain itu, kertas ini sangat cocok untuk pembuatan kartu nama, map perusahaan, company profile, dan kemasan produk mewah yang membutuhkan tampilan eksklusif dan daya tahan yang baik.
4. Kertas Ivory
Kertas Ivory memiliki karakteristik unik dengan dua sisi yang berbeda. Satu sisi memiliki permukaan yang licin dan mengkilap seperti Art Carton, sementara sisi lainnya lebih redup (doff) seperti kertas HVS. Kertas ini tergolong premium dan memiliki ketebalan yang bervariasi, mulai dari 210 gsm hingga 400 gsm.
Kombinasi dua sisi yang berbeda membuat kertas Ivory sangat fleksibel. Sisi glossy-nya ideal untuk mencetak gambar dengan warna yang tajam, sehingga sering digunakan untuk kemasan produk premium seperti kotak kosmetik atau makanan. Kertas ini juga menjadi pilihan untuk pembuatan cover buku dan kartu undangan eksklusif.
5. Duplex (Coated)
Kertas Duplex mudah dikenali dari kedua sisinya yang berbeda warna. Satu sisi berwarna putih dan licin (coated), dirancang untuk menerima hasil cetakan yang baik. Sisi lainnya berwarna abu-abu atau coklat dengan tekstur yang lebih kasar dan berfungsi sebagai bagian dalam. Ketebalannya sangat bervariasi, mulai dari 230 gsm hingga 400 gsm.
Karena harganya yang ekonomis dan ketebalannya, Duplex menjadi pilihan utama untuk pembuatan kemasan. Kertas ini sering digunakan untuk membuat kotak kemasan produk, seperti kotak makanan, sepatu, atau elektronik, yang membutuhkan kekuatan namun tetap bisa dicetak dengan baik di satu sisi.
6. Kertas NCR (Non-Carbon Required)
Kertas NCR adalah solusi modern untuk membuat salinan dokumen tanpa memerlukan kertas karbon. Kertas ini memiliki lapisan bahan kimia khusus yang akan bereaksi terhadap tekanan, sehingga tulisan pada lembar pertama akan langsung tersalin pada lembar-lembar di bawahnya. Tersedia dalam beberapa rangkap (ply) dengan warna yang berbeda-beda.
Penggunaan utama kertas NCR adalah untuk pembuatan nota, kwitansi, faktur, dan surat jalan yang memerlukan beberapa salinan sekaligus. Ini sangat praktis dan efisien untuk transaksi bisnis, menghemat waktu dan tenaga dibandingkan harus menggunakan kertas karbon manual.
7. Kertas BW (Blues White) Carton
Kertas BW atau Blues White memiliki tekstur yang halus namun tidak mengkilap seperti Art Carton. Kertas ini memiliki permukaan yang sedikit kasar dan tersedia dalam beberapa pilihan warna lembut. Untuk kebutuhan sertifikat, biasanya digunakan ketebalan 250 gsm. Harganya yang ekonomis menjadikannya pilihan populer.
Kertas BW sangat ideal untuk cetak ijazah, sertifikat, dan piagam penghargaan. Permukaannya yang tidak licin membuatnya mudah untuk ditulisi atau ditandatangani secara manual dengan pulpen. Selain itu, kertas ini juga cocok untuk kartu nama atau kartu ucapan yang menginginkan tampilan sederhana namun tetap elegan.
8. Kertas Concorde
Kertas Concorde dikenal dengan teksturnya yang unik, yaitu berupa garis-garis timbul yang tidak beraturan di permukaannya. Kertas ini memberikan kesan mewah dan klasik. Pilihan warnanya cenderung lembut dan tersedia dalam berbagai ketebalan, mulai dari 160 gsm hingga 250 gsm.
Karena tampilannya yang berkelas, kertas Concorde sering digunakan untuk mencetak sertifikat dan piagam resmi. Selain itu, kertas ini juga populer untuk pembuatan kartu nama, kop surat, dan undangan yang menginginkan sentuhan yang berbeda dan premium.
9. Kertas Linen Jepang
Mirip dengan Concorde, Kertas Linen Jepang juga memiliki tekstur, namun polanya menyerupai serat kain linen yang teratur (garis-garis lurus horizontal dan vertikal). Tekstur ini memberikan kesan formal dan elegan. Kertas ini mudah menyerap tinta pulpen, membuatnya fungsional untuk dokumen resmi.
Kertas Linen Jepang adalah pilihan favorit untuk ijazah dan sertifikat eksklusif. Teksturnya yang unik tidak hanya menambah nilai estetika tetapi juga membuatnya lebih sulit untuk dipalsukan. Kertas ini juga sering digunakan untuk kartu nama dan photobook.
10. Kertas Jasmine
Kertas Jasmine memiliki ciri khas permukaan dengan efek glitter atau kerlip yang mewah. Efek berkilauan ini memberikan sentuhan glamor pada hasil cetakan. Tersedia dalam berbagai pilihan warna, dari yang lembut hingga yang cerah, kertas ini langsung menarik perhatian.
Keindahan kertas Jasmine membuatnya sangat populer untuk pembuatan kartu undangan pernikahan yang elegan. Selain itu, kertas ini juga sering digunakan untuk sertifikat atau piagam yang ingin ditampilkan dengan kesan istimewa dan mewah.
11. Kertas Samson Kraft
Kertas Samson Kraft adalah jenis kertas daur ulang dengan warna coklat klasik dan permukaan yang kasar. Kertas ini memiliki nuansa vintage dan ramah lingkungan. Ketebalannya bervariasi, memberikan kekuatan dan daya tahan yang baik.
Penggunaannya sangat beragam, mulai dari pembuatan paper bag, amplop, hingga pembungkus produk. Dalam percetakan, kertas ini sering digunakan untuk hang tag pada produk fashion, atau sebagai bahan untuk cover buku dan agenda yang ingin menonjolkan kesan rustic dan natural.
12. Kertas Bookpaper
Bookpaper adalah kertas yang dirancang khusus untuk buku. Warnanya tidak seputih HVS, melainkan sedikit krem atau kekuningan (creamish). Warna ini membuat mata pembaca tidak cepat lelah. Selain itu, bookpaper memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan HVS dengan ketebalan yang sama.
Sesuai namanya, kertas ini adalah pilihan utama untuk mencetak isi buku, terutama novel, buku fiksi, atau buku teks yang halamannya tebal. Bobotnya yang ringan membantu mengurangi berat total buku, sementara warnanya memberikan kenyamanan maksimal saat membaca dalam waktu lama.
13. Kertas Matte/Doff Paper
Kertas Matte atau Doff Paper memiliki permukaan yang halus namun tidak mengkilap (doff). Kualitas serap tintanya sangat baik, mirip dengan Art Paper, namun dengan hasil akhir yang lebih redup dan elegan. Kertas ini memberikan kesan yang lebih lembut dan tidak memantulkan cahaya.
Kertas Matte sering digunakan sebagai alternatif dari Art Paper untuk mencetak isi majalah atau tabloid, khususnya untuk halaman yang tidak ingin terlalu berkilau. Selain itu, kertas ini juga cocok untuk brosur dan flyer yang menginginkan tampilan yang lebih eksklusif dan tidak standar.
14. Fancy Paper
Fancy Paper sebenarnya adalah kategori luas yang mencakup berbagai jenis kertas dengan tekstur, warna, dan karakteristik unik.
Contohnya termasuk kertas Jasmine, Hawai, Millennium, dan Java Emboss. Kertas-kertas ini diproduksi untuk tujuan dekoratif dan memberikan nilai estetika tinggi.
Penggunaan Fancy Paper sangat beragam tergantung jenisnya. Umumnya digunakan untuk proyek-proyek yang membutuhkan sentuhan personal dan mewah, seperti kartu undangan pernikahan, kartu ucapan premium, cover buku edisi khusus, dan berbagai kerajinan tangan lainnya.
15. Kertas Corrugated (Kardus Gelombang)
Kertas Corrugated, atau yang lebih dikenal sebagai kardus, terdiri dari beberapa lapisan kertas dengan lapisan tengah yang bergelombang.
Struktur ini memberikan kekuatan, kekakuan, dan kemampuan meredam benturan yang sangat baik, meskipun bobotnya ringan.
Fungsi utamanya adalah sebagai bahan dasar untuk membuat kotak kemasan atau dus. Mulai dari dus mi instan, kotak pengiriman barang online, hingga kemasan barang elektronik, semuanya menggunakan kertas corrugated untuk melindungi produk selama proses distribusi.
16. Kertas Stiker (Chromo & Vinyl)
Kertas stiker memiliki satu sisi untuk dicetak dan sisi belakang yang dilapisi perekat. Terdapat dua jenis yang populer, Chromo, yang berbahan dasar kertas licin (mirip art paper) dan tidak tahan air, serta Vinyl, yang berbahan dasar plastik sehingga lebih tahan air dan cuaca.
Kertas stiker Chromo sering digunakan untuk label produk, suvenir, atau stiker promosi dalam ruangan. Sementara itu, stiker Vinyl lebih cocok untuk penggunaan luar ruangan, seperti stiker pada kendaraan, label pada kemasan yang mungkin terkena air, atau sebagai signage.
17. Kertas BC (Brief Card) / Manila
Kertas BC atau Manila adalah kertas karton yang tidak terlalu tebal dengan permukaan yang sedikit kasar, mirip dengan kertas gambar.
Kertas ini tersedia dalam berbagai pilihan warna cerah dan sering digunakan untuk keperluan administrasi dan prakarya.
Penggunaannya sangat umum untuk map arsip, kartu stok barang, dan berbagai keperluan ATK (Alat Tulis Kantor). Di dunia percetakan, kertas ini bisa digunakan untuk mencetak kartu nama ekonomis atau sebagai pembatas buku.
18. Kertas Buffalo
Kertas Buffalo memiliki tekstur yang mirip dengan guratan kayu atau serat kain yang kasar dan tebal. Permukaannya kasar dan tersedia dalam banyak pilihan warna. Kertas ini cukup tebal dan kaku, memberikan kesan yang kokoh dan natural.
Kertas Buffalo sangat sering digunakan sebagai jilid atau sampul laporan, makalah, dan proposal. Teksturnya yang unik juga membuatnya cocok untuk bahan pembuatan map, agenda, dan berbagai kerajinan tangan.
19. Yellow Board (YB)
Yellow Board adalah jenis karton yang sangat tebal dan kaku, biasanya berwarna kuning kecoklatan.
Kertas ini tidak untuk dicetak langsung, melainkan berfungsi sebagai kerangka atau bagian dalam untuk memberikan ketebalan dan kekakuan pada sebuah produk.
Penggunaan utamanya adalah sebagai rangka untuk undangan hardcover. Selain itu, Yellow Board juga digunakan pada bagian punggung dan cover buku hardcover untuk memberikan struktur yang kuat dan kokoh sebelum dilapisi dengan kertas lain yang sudah dicetak.
20. Kertas Glossy Photo Paper
Glossy Paper adalah jenis kertas yang dirancang secara spesifik untuk kebutuhan cetak foto. Ciri kertas foto ini adalah permukaan yang sangat halus, licin, dan memiliki lapisan mengkilap (glossy) yang tebal.
Lapisan ini berfungsi untuk mengunci tinta agar tidak menyebar, sehingga mampu mereproduksi warna dengan sangat cerah, detail yang tajam, dan gradasi yang halus. Gramatur kertas ini biasanya tebal, berkisar antara 180 gsm hingga 260 gsm, memberikan kesan layaknya cetakan foto studio profesional.
Penggunaan utamanya sudah jelas, yaitu untuk mencetak foto digital dengan kualitas terbaik. Kertas ini menjadi pilihan wajib untuk mengabadikan momen berharga yang akan disimpan dalam album atau dipajang dalam bingkai.
Selain untuk foto pribadi, kertas ini juga sering digunakan oleh fotografer profesional untuk portofolio mereka, mencetak poster premium, atau materi pameran yang menuntut kualitas visual tingkat tinggi.
Kesimpulan
Memahami perbedaan setiap jenis kertas adalah kunci untuk menghasilkan produk cetak yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga fungsional dan sesuai dengan anggaran. Setiap proyek, mulai dari brosur promosi hingga ijazah yang sakral, membutuhkan material yang tepat untuk hasil yang maksimal.
Butuh bantuan untuk memilih kertas yang tepat dan mewujudkan desain Anda dalam cetakan berkualitas tinggi? Percetakan.co.id adalah solusi percetakan online Anda. Dengan proses yang mudah, cepat, dan hasil yang profesional, kami siap membantu semua kebutuhan cetak Anda, mulai dari kartu nama hingga kemasan produk. Kunjungi kami sekarang dan buktikan sendiri kemudahannya!

